Kemarin kita sudah bahas tentang pemilihan model gaun dan lain-lain sekarang ada yang harus perlu untuk diketahui bagi para calon untuk melangsungkan sebuah pernikahan. Sebuah saran yang sangat penting bagi kamu. Berikut inilah pendapat dari kita :
1. Kamu harus mengira sebanyak apa tamu yang akan datang. Kamu harus pikirkan venue dan tamu yang akan datang.Sebagai masukan kamu bisa dengan antara 1 tamu dengan yang lain kasih space 25-30 langkah kaki. Mungkin itu terlalu banyak tapi itu juga termasuk untuk meja dan kursi dan para pelayan yang akan sering melayani.
2. Kamu harus check apakah tanggal pernikahan kamu bertepatan dengan adanya sesuatu hal yang sangat penting terjadi di daerah venue. Ini bisa mengakibatkan kemacetan bagi para tamu.
3.Kamu harus mencheck tentang cuaca yang akan terjadi di tanggal pernikahan kamu.
4. Kamu bisa check keuntungan dari program kartu kredit kamu. Misalnya free airlines atau hotel gratis :)
5. Jika kamu ingin irit, kamu harus selektif mungkin dalam mengundang tamu. Karena biasanya yang membuat "kantong kering" itu adalah makanan untuk para tamu.
6. Kamu juga harus memikirkan ekstra minum kepada pengiring band pernikahan kamu dan makanan untuk mereka juga.
7. Jika kamu pake WO, kamu harus tahu apa yang kamu mau. Setiap pertemuan dengan WO, dari foto, notes-notes kecil kamu harus simpan dengan baik. Jika kamu ada ide untuk pernikahan kamu, jangan lupa untuk menyimpan nomor hp mereka di handphone kamu. Agar tetep terus keep n touch.
8. Kamu harus coba ini. Formula Budget Wedding:
- 48-50% : untuk resepsi.
- 8 -10% : untuk bunga.
- 8- 10% : untuk pakaian.
- 8- 10% : untuk music/hiburan.
- 10-12% : untuk dokumentasi.
- 2- 3% : untuk undangan.
- 2-3% : untuk souvenir.
- 8 % : untuk hal-hal kepentingan WO
- 5- 10% : untuk biaya hal yang tak terduga.
9. Kamu jangan malu bertanya dengan WO. Kamu harus tahu apa yang kamu mau dan mereka harus tau. Bicarlah dengan jujur pada mereka. Misalnya jika kamu ingin foto pernikahan duluan daripada resepsi.
10. Mungkin kamu bisa memilih hari yang bagus dengan harga (irit). Misalnya pilih hari jumat atau minggu, karena biasanya hari sabtu sewa gedung sangat mahal.
11. Kamu juga harus memikirkan tentang lisensi pernikahan kamu. Misalnya Kantor Urusan Agama atau dengan agama/kepercayaan masing-masing.
1. Kamu harus mengira sebanyak apa tamu yang akan datang. Kamu harus pikirkan venue dan tamu yang akan datang.Sebagai masukan kamu bisa dengan antara 1 tamu dengan yang lain kasih space 25-30 langkah kaki. Mungkin itu terlalu banyak tapi itu juga termasuk untuk meja dan kursi dan para pelayan yang akan sering melayani.
2. Kamu harus check apakah tanggal pernikahan kamu bertepatan dengan adanya sesuatu hal yang sangat penting terjadi di daerah venue. Ini bisa mengakibatkan kemacetan bagi para tamu.
3.Kamu harus mencheck tentang cuaca yang akan terjadi di tanggal pernikahan kamu.
4. Kamu bisa check keuntungan dari program kartu kredit kamu. Misalnya free airlines atau hotel gratis :)
5. Jika kamu ingin irit, kamu harus selektif mungkin dalam mengundang tamu. Karena biasanya yang membuat "kantong kering" itu adalah makanan untuk para tamu.
6. Kamu juga harus memikirkan ekstra minum kepada pengiring band pernikahan kamu dan makanan untuk mereka juga.
7. Jika kamu pake WO, kamu harus tahu apa yang kamu mau. Setiap pertemuan dengan WO, dari foto, notes-notes kecil kamu harus simpan dengan baik. Jika kamu ada ide untuk pernikahan kamu, jangan lupa untuk menyimpan nomor hp mereka di handphone kamu. Agar tetep terus keep n touch.
8. Kamu harus coba ini. Formula Budget Wedding:
- 48-50% : untuk resepsi.
- 8 -10% : untuk bunga.
- 8- 10% : untuk pakaian.
- 8- 10% : untuk music/hiburan.
- 10-12% : untuk dokumentasi.
- 2- 3% : untuk undangan.
- 2-3% : untuk souvenir.
- 8 % : untuk hal-hal kepentingan WO
- 5- 10% : untuk biaya hal yang tak terduga.
9. Kamu jangan malu bertanya dengan WO. Kamu harus tahu apa yang kamu mau dan mereka harus tau. Bicarlah dengan jujur pada mereka. Misalnya jika kamu ingin foto pernikahan duluan daripada resepsi.
10. Mungkin kamu bisa memilih hari yang bagus dengan harga (irit). Misalnya pilih hari jumat atau minggu, karena biasanya hari sabtu sewa gedung sangat mahal.
11. Kamu juga harus memikirkan tentang lisensi pernikahan kamu. Misalnya Kantor Urusan Agama atau dengan agama/kepercayaan masing-masing.
Source : The Knot